Lapas Cipinang USBN CIPINANG – Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Paket C di Lapas Kelas I Cipinang, pada hari pertama, Senin (19/3/2018) kemarin tidak ada masalah yang berarti dan berjalan tertib, aman serta lancar. “Pada hari pertama ini USBN di Lapas tergolong aman dan lancar.,’’ kata Kepala PKBM Warga Mandiri Lapas Kelas I Cipinang, Suwarno, SH., di sela-sela memantau pelaksanaan USBN, Senin (19/3) kemarin.

Lapas Cipinang USBN

FOTO: Kegiatan Kepala PKBM Warga Mandiri Lapas Kelas I Cipinang bersama Meliyati Kepala Seksi PAUDNI SUDIN Jakarta Timur saat menghadiri penyerahan  soal USBN Tahun Pelajaran 2017 – 2018.

 

Suwarno didampingi beberapa tutor PKBM memulai pelaksanaan USBN warga belajar yang diikut sertakan berjumlah 21 orang. Pada jenjang Paket C, mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama USBN yakni Bahasa Indonesia,PKN, Matematika, Geografi, Sejarah, Ekonomi, Sosiologi, Bahasa Inggris, PAI, Seni Budaya dan Penjaskes. ‘’Dari pantauan di saat Ujian, USBN berjalan lancar. Tapi kami berharap Warga Belajar Lapas Kelas I Cipinang mampu mengerjakan soal USBN", ungkap Suwarno.

Suwarno tak hanya memonitoring pelaksanaan USBN, tetapi juga memberikan pengarahan serta mengecek fasilitas sekaligus kebersihan ruang Ujian. Terkait kebersihan sekolah Suwarno minta agar ditingkatkan.

Jadwal penyelenggaraan USBN sampai sabtu (24/3) mendatang. Dengan padatnya jadwal itu, lanjut Suwarno, para Warga Belajar harus menyiapkan mental dan fisiknya. Sebab, selama satu minggu warga belajar menghadapi ujian dengan waktu pengerjaan setiap mata pelajaran sekitar 120 menit (2 jam).

Soal USBN dibuat oleh pemerintah pusat dan musyawarah guru mata pelajaran (MGM) provinsi. Persentase untuk Soal USBN terdiri dari pilihan ganda dan uraian. Jumlah soal pilihan ganda setiap mapel tidak sama. Yakni, antara 35 sampai dengan 45 soal, sedangkan jumlah soal uraian di tiap mapel seluruhnya 5 soal. “Jumlah soal paling banyak sampai 50 soal,” terang Suwarno. (bembz)

 

 

Lapas Kelas I Cipinang