Home

Profil

Satuan Kerja

Produk Hukum

Layanan Publik

Pusat Informasi

Survey IKM

ID EN

2019 02 28 LPNarkotika Peneitikan Karakteristik Dari Balitbang 2
Jakarta, Lapsustik News - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta, Kamis (28/02) disambangi oleh Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Hukum dan HAM bersama 9 Personil Tim yang bertujuan untuk melaksanakan Penelitian Karakteristik Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.
Lis Susanti selaku Kepala Subbag Tata Usaha, beserta Dody Naksabani selaku Kepala Pengamanan dan Soeistanto Poedji Djatmiko selaku Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik menyambut baik kegiatan penelitian Karakteristik ini “Karena menambah dukungan bagi Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta untuk menambah ilmu bagi kita terutama dalam mempelajari karakter warga binaan kasus narkoba sehingga dapat memudahkan upaya penanggulangan peredaran gelap Narkotika di Lapas,” ucap Lis Susanti kepada Tim Humas.
Selama kegiatan berlangsung, Lis Susanti bersama Pejabat Struktural Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta mendampingi Aman Riyadi selaku Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Balitbang beserta Tim berkeliling ke beberapa Blok tempat hunian WBP yang sebelumnya juga meninjau fasilitas pelayanan kunjungan yang ada salah satunya mesin antrian digital yang menjadi salah satu inovasi layanan kunjungan di Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.
Aman Riyadi selaku Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Balitbang menyampaikan “Terimakasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh Pejabat, Pegawai dan Warga Binaan Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.” Aman menambahkan “Saya senang datang ke Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta ini, yang ternyata kondisi di dalam Blok Hunian dan tempat Layanan Kunjungannya sudah terdapat peningkatan kualitas pelayanan, tertata dan rapih,” ucapnya kepada Tim Humas.
Kegiatan Penelitian diikuti oleh 20 WBP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang sebagian dipilih langsung oleh Aman Riyadi untuk mempermudah proses pelaksanaan penelitian.
Firdaus salah satu anggota Tim Peneliti menyampaikan kepada Tim Humas “Kegiatan Penelitian ini merupakan instruksi dari Menteri Hukum dan HAM RI yang membahas tentang pemberantasan mata rantai peredaran gelap Narkotika.” Firdaus menambahkan “Sebenarnya penelitian juga merupakan bentuk salah satu upaya Balitbang dalam melaksanakan program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN-red).” Firdaus melanjutkan “Mengingat hampir 90% Penghuni Lapas di Indonesia merupakan Warga Binaan yang terjerat kasus Narkoba.” Firdaus menambahkan “Kegiatan ini merupakan pre-test untuk bahan acuan kami melakukan penelitian di 15 propinsi guna memperoleh data yang akurat.”
Selanjutnya selama proses kegiatan berlangsung, terlihat WBP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta bersedia diwawancarai dengan komunikasi yang kooperatif sehingga kegiatan pun berjalan dengan tertib dan kondusif.

 

Kontributor : Nurmala Dewi dan Syaeful (Tim Humas dan Dokumentasi Lapas Narkotika Jakarta)