Home

Profil

Satuan Kerja

Produk Hukum

Layanan Publik

Pusat Informasi

Survey IKM

PPID

ID EN

2019 05 22 LAPSUSTIK HARKITNAS 9Jakarta, LapsustikNews –  Berdasarkan surat edaran dari Kantor Wilayah DKI Jakarta dengan nomor surat W.10.UM.03-01-457 pada tanggal 15 Mei 2019 Perihal Pedoman Upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 111 Tahun 2019. Menindaklanjuti hal tersebut maka  Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Jakarta, Senin (20/05) tepat pukul 08.00 s.d 09.00 serentak melaksanakan Upacara Bendera untuk Memperingati Hari Kebangkitan Nasional di Lapangan Upacara Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta yang diikuti oleh Pejabat Struktural, Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 500-an Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta.

Hari Kebangkitan Nasional diperingati seluruh Kementerian / Lembaga dan Elemen Bangsa Indonesia yang hari ini genap 111 tahun. Tema peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 Tahun 2019 secara Nasional adalah “Bangkit Untuk Bersatu” dengan tujuan Meningkatkan kembali jalinan persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada kesempatan ini  Asep Sutandar selaku Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta bertindak sebagai Inspektur Upacara serta membacakan Pidato Amanat dari Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia yang menyampaikan “Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111, 20 Mei 2019, kali ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa tersebut. Kita berada dalam situasi pasca-pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita. Kita mengaspirasikan pilihan yang berbeda-beda dalam pemilu, namun semua pilihan pasti kita niatkan untuk kebaikan bangsa. Oleh sebab itu tak ada maslahatnya jika dipertajam dan justru mengoyak persatuan sosial kita.”

2019 05 22 LAPSUSTIK HARKITNAS 6 2019 05 22 LAPSUSTIK HARKITNAS 1

Asep melanjutkan pidatonya “Alhamdulillah, sampai sekarang ini tahap-tahap pemilihan presiden dan wakil presiden serta anggota legislatif berlangsung dengan lancar. Kelancaran ini juga berkat pengorbanan banyak saudara-saudara kita yang menjadi anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara, bahkan berupa pengorbanan nyawa. Sungguh mulia perjuangan mereka untuk menjaga kelancaran dan kejujuran proses pemilu ini. Sambil mengirim doa bagi ketenangan jiwa para pahlawan demokrasi tersebut, alangkah eloknya jika kita wujudkan ucapan terima kasih atas pengorbanan mereka dengan bersama-sama menunggu secara tertib ketetapan penghitungan suara resmi yang akan diumumkan oleh lembaga yang ditunjuk oleh undang-undang, dalam waktu yang tidak lama lagi.”

Asep menambahkan dalam pidatonya “Telah lebih satu abad kita menorehkan catatan penghormatan dan penghargaan atas kemajemukan bangsa yang ditandai dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo. Dalam kondisi kemajemukan bahasa, suku, agama, kebudayaan, ditingkah bentang geografis yang merupakan salah satu yang paling ekstrem di dunia, kita membuktikan bahwa mampu menjaga persatuan sampai detik ini. Oleh sebab itu, tak diragukan lagi bahwa kita pasti akan mampu segera kembali bersatu dari kerenggangan perbedaan pendapat, dari keterbelahan sosial, dengan memikirkan kepentingan yang lebih luas bagi anak cucu bangsa ini, yaitu persatuan Indonesia.

Asep mengakhiri “Akhir kata, saya haturkan selamat memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang keseratus sebelas, seraya mengajak agar kita semua sebagai sesama anak bangsa secara sadar memaknai peringatan kali ini dengan memperbarui semangat gotong-royong dan kolaborasi, sebagai warisan kearifan lokal yang akan membawa kita menuju kejayaan di pentas global. INDONESIA BANGKIT! INDONESIA BERSATU!

Bertindak sebagai Perwira Upacara adalah Dody Naksabani selaku Ka. KPLP Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, Komandan Upacara ditugaskan kepada Imam Badrutammam selaku Ka.Subsi Registrasi Lapas Narkotika Klas IIA Jakarta, Pembawa Acara oleh Novia Biandiah, Pembacaan UUD 1945 oleh Abimantrana, Pengibar Bendera dilaksanakan oleh Pasukan Pengibar Bendera dari WBP Lapas Narkotika Jakarta yang terpilih, Dirigen oleh Dahliya Maharani, Pembacaan KORPRI dipimpin oleh Rizki Humardani, Widi Kurniawan bertindak sebagai Ajudan Inspektur Upacara dan Pembacaan doa oleh Syaifull.

2019 05 22 LAPSUSTIK HARKITNAS 5 2019 05 22 LAPSUSTIK HARKITNAS 3

Kontributor (Nurmala Dewi dan Budi Leksono)