Home

Profil

Satuan Kerja

Produk Hukum

Layanan Publik

Pusat Informasi

Survey IKM

ID EN

LPKA mendapat pengarahan Kakanwil

Senin (6/8) Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas II Jakarta di undang Lapas Salemba untuk mengikuti pengarahan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta. pengarahan ini bertema tentang Zona Integritas Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Untuk diketahui Lapas Salemba ditunjuk sebagai salah satu perwakilan DKI Jakarta sebagai UPT (Unit Pelaksana Teknis) yang akan dijadikan Satker Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK). WBK dan WBBM ini merupakan Program dari Menteri Hukum dan HAM yang mencalonkan 13 Unit di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM. Terdiri dari 11 Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan 2 Unit Eselon 1.

Dalam Pelayanan Publik khususnya Peregistrasian Pengunjung Anak Didik Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas II Jakarta masih bergabung satu ruangan dengan Peregistrasian Pengunjuk Dewasa Lapas Salemba selain itu karena Blok Hunian Anak Didik LPKA Jakarta masih bergabung pula dengan Blok Dewasa Lapas Salemba sehingga diperlukan koordinasi yang baik antara LPKA Jakarta dengan Lapas Salemba untuk mewujudkan.

Pengarahan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta, Bambang Sumardiono beserta Kepala Divisi Administrasi dan Kepala Divisi Pemasyarakatan serta seluruh Pejabat Struktural, Pegawai dan CPNS LPKA DKI Jakarta dan Lapas Salemba. Dalam kesempatannya Kakanwil Kemenkumham DKI Jakarta berpesan untuk selalu menjaga 3K yaitu Komunikasi, Koordinasi, dan Kolaborasi. Pesan tersebut sangat penting bagi LPKA dan Lapas Salemba karena satu sama lain masih saling berkaitan terutama dalam Pelayanan Publik. Tak luput dari perhatian, Kakanwil berpesan pula kepada para Tunas Pengayoman untuk saling mengingatkan dalam melaksanakan pelayanan publik “Saling mengingatkan kepada sesama Tunas Pengayoman, kalau ada temannya yang kinerjanya kurang baik untuk diingatkan karena kita ini satu kesatuan. Jangan sampai ada celah yang membuat penilaian WBK kita turun” pesan Kakanwil, Bambang Sumardiono.

 

LPKA Klas II Jakarta