Home

Profil

Satuan Kerja

Produk Hukum

Layanan Publik

Pusat Informasi

Survey IKM

ID EN

 LPP Jakarta Studi Tiru ke Lapas Cibinong

Dalam rangka mewujudkan zona integritas Wilayah Bebas Korupsi(WBK), Lembaga Pemasarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Jakarta menyambangi Lapas Kelas IIA Cibinong, Jumat (15/2). Setelah dicanangkan sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang dinilai mampu menerapkan sistem WBK, Lapas Perempuan (LPP) Jakarta mulai berbenah melalui studi tiru ke Lapas Cibinong yang lebih dulu mendapat predikat WBK.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Lapas Cibinong, Agung Krisna, menyambut baik kedatangan para tamu. Dengan lugas Ia memaparkan mengenai hal-hal yang harus diperhatikan dalam pembenahan menuju WBK. Salah satunya dengan menguatkan komitmen serta meningkatkan pelayanan. “Kunci keberhasilan WBK ialah dengan komitmen yang kuat.” Tuturnya. Ia mengatakan, komitmen harus dimulai dari pimpinannya. “Pejabat menjadi role mode yang nanti diikuti oleh anak buahnya”, tambahnya. Pada paparannya, Ia menegaskan bahwa ruang lingkup yang kecil tidak menjadi masalah dalam proses menuju WBK. Seperti yang diketahui, saat ini, LPP Jakarta memiliki lahan yang sangat minim sehingga dalam proses pembinaan maupun pelayanan pun terbatas. “Tidak perlu khawatir dengan lapangan kerja yang kecil, yang paling penting itu mekanisme jelas, standar pelayanan jelas, dan tidak pungli”, ujarnya.

Kepala Lapas Perempuan Jakarta, Yuli Niartini, berharap Satuan Kerja di LPP Jakarta dapat mengambil banyak ilmu dari Lapas Cibinong sehingga dapat menjadikan LPP Jakarta sebagai Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi tahun ini.
“Saya berharap kami semua dapat meniru apa yang sudah berjalan di sini. Ke depannya akan kami benahi segala kekurangannya”, ungkapnya. Kegiatan dilanjutkan dengan mengelilingi setiap bagian di Lapas Cibinong. Hal ini bertujuan agar dapat menjadi gambaran bagi UPT lain dalam menerapkan sistem WBK.

 LPP Jakarta Studi Tiru ke Lapas Cibinong

 

Syifa Amelia, Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta